Test Drive Mobil Suzuki New Ertiga Diesel Hybrid

No votes yet

Kamis 8 Maret 2017, sejumlah jurnalis dan blogger diberikan kesempatan untuk menjajal Ertiga Diesel Hybrid, mobil low MPV terbaru dari Suzuki Mobil. Mengusung mesin Diesel Hybrid 1300cc, mobil ini akan menjadi andalan Suzuki dalam melakukan penetrasi pasarnya.



Empat unit Ertiga Diesel Hybrid disiapkan dalam test drive yang mengambil rute dari Suzuki Pemuda Semarang menuju The Wujil Resort & Restaurant yang berlokasi di Ungaran. Meski mesin yang digunakan relatif kecil, New Ertiga Diesel Hybrid ternyata mampu menaklukan jalur menanjak. Mesin Ertiga mampu menghasilkan torsi yang relatif besar, 200 Nm pada putaran 1750 rpm. Untuk tenaga maksimum, mesin Diesel Hybrid dengan kode D13A kapasitas mesin 1300cc DOHC serta ditambah teknologi DDiS (Diesel Direct Injection System) ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 89 PS pada 4.000 rpm. Tak ketinggalan, sistem Hybrid terbaru pun disematkan untuk menambah tingkat efisiensi dalam penggunaan bahan bakar.



Saat berjalan normal, mesin akan bekerja sekaligus mengisi baterai yang dibantu oleh teknologi Integrated Starter Generator (ISG). ISG ini memiliki dua fungsi berbeda, pertama sebagai generator untuk menangkap dan menyimpan energi ke baterai saat kendaraan dalam fase deselerasi (perlambatan) dan kedua sebagai motor yang akan memberikan tambahan daya kepada mesin saat akselerasi.

Total ada 10 improvement disematkan pada Ertiga generasi terbaru ini. Fitur idle system memungkinkan mesin otomatis mati jika mobil dari posisi bergerak lalu berhenti dan gigi di pindah ke posisi netral untuk menghemat bahan bakar. Selama mesin mati pada mode ini, kelistrikan mobil akan tetap berjalan termasuk AC, jadi tidak perlu khawatir udara menjadi gerah. Mesin akan kembali menyala secara otomatis jika kopling diinjak atau jika aki dirasa berada pada level tertentu dan perlu untuk mesin menyala kembali. Aki yang digunakan relatif besar yaitu 70 Ampere. Fitur idle / stop system ini terdapat tombol untuk mengaktifkan atau menonaktifkan.

Pada dashboard juga terdapat indikator real time konsumsi bahan bakar dengan satuan KM/liter, selama test drive angka akan naik turun sesuai kondisi jalan dan keadaan kendaraan. Pada saat akselerasi, angka bergerak naik dari 0 hingga 20-an, dan angka naik lagi hingga di atas 30 saat pedal gas tidak lagi diinjak. Angka konsumsi bahan bakar ini sebesar 22,6 Km/liter berdasar pengujian BP2MP-BPPT.

Untuk menjadi catatan mesin Ertiga Diesel Hybrid ini menggunakan bahan bakar rekomended berupa Pertamina DEX, adapun harga Pertamina DEX ini pada saat test drive dilakukan, harganya Rp 8.500 per liter, atau Rp 350 lebih mahal daripada Pertamax 92.



Mesin diesel terkenal dengan suaranya yang cukup berisik apabila unit mobil tidak memiliki fitur peredaman yang mumpuni dan getarannya pun sangat terasa. Namun pada Ertiga ini, getaran dan suara yang berisik tidak terasa signifikan, hanya sedikit saja bedanya dengan yang menggunakan mesin bensin.

Mobil New Ertiga Diesel ini saat ini menjadi mobil L-MPV dengan teknologi Hybrid pertama di Indonesia. Untuk tahap awal, hanya ada satu pilihan transmisi yaitu manual (M/T) dengan tiga pilihan warna, yaitu Granite Grey Metallic, Superior White, dan Silky Silver Metallic, dan dijual hanya dengan harga Rp 224.900.000,- (On The Road Semarang dan Karisdenan Pati). Umumnya, mobil dengan jenis sama namun terdapat opsi dua jenis mesin, mesin bensin dan mesin diesel, biasanya selisih harga untuk mesin diesel akan cukup signifikan. Namun berbeda dengan Ertiga ini, selisih unit dengan mesin diesel hanya terpaut sedikit, yaitu kisaran Rp 5 jutaan saja.

Tags: